HIPEREMISIS GRAVIDARUM

February 22, 2020

Mual muntah adalah gejala yang normal dalam kehamilan. Namun, apabila berlebihan sehingga mengganggu pekerjaan & aktivitas sehari-hari menjadi buruk maka akan dapat berakibat fatal bagi ibu dan janin. Mual dan muntah pada kehamilan terjadi karena pengaruh hCG, penurunan tonus otot-otot traktus digestivus sehingga seluruh traktus digestivus mengalami penurunan kemampuan bergerak. Peningkatan kadar Human Chorionic Gonadotropin (hCG) akan menginduksi ovarium untuk memproduksi estrogen yang dapat merangsang mual dan muntah.

Hiperemesis Gravidarum merupakan suatu keadaan yang ditandai rasa mual dan muntah

yang berlebihan, kehilangan berat badan dan gangguan keseimbangan elektrolit, ibu hamil terlihat lebih kurus, turgor kulit berkurang dan mata terlihat cekung. hiperemesis gravidarum juga bisa terjadi pada masa kehamilan akibat faktor hormonal, faktor usia, aktivitas yang melelahkan, asupan nutrisi dan beban psikologis

Apabila ibu hamil yang mengalami hal-hal tersebut tidak melakukan penanganan dengan baik maka dapat menimbulkan masalah lain yaitu peningkatan asam lambung dan selanjutnya dapat menjadi gastritis. Peningkatan asam lambung akan semakin memperparah hiperemesis gravidarum.

Hiperemesis gravidarum dapat dipengaruhi oleh :

  • faktor hormonal
  • faktor psikologis
  • faktor paritas
  • faktor nutrisi
  • faktor alergi

Masalah psikologis dapat berupa kehamilan yang tidak diinginkan, beban kerja atau finansial, ambivalensi, kecemasan, konflik dan ketidaknyamanan fisik. Faktor emosional karena syok dan adaptasi pada kehamilan kembar atau kehamilan yang terjadi dalam waktu berdekatan juga dapat memicu terjadinya hiperemesis gravidarum.

Akibat timbulnya hiperemesis gravidarum :

  • mengakibatkan tubuh ibu sangat lemah
  • muka pucat
  • frekuensi buang air kecil menurun drastis sehingga cairan tubuh semakin berkurang dan darah menjadi kental (hemokonsentrasi) Keadaan ini dapat memperlambat peredaran darah sehingga konsumsi oksigen dan makanan ke jaringan juga ikut berkurang sehingga menimbulkan kerusakan jaringan yg dapat membahayakan kesehatan ibu & kesehatan janin

Upaya untuk mengatasi hiperemesis gravidarum dapat berlangsung tidak sesuai yang diharapkan apabila ada suatu keadaan yang menjadi hambatan dalam mengatasi keluhan mual muntah yang berlebihan. Beberapa hambatan yang dikemukakan partisipan dalam penelitian ini antara lain adalah kurangnya tingkat pengetahuan, kendala tidak mau dirujuk, kesulitan dalam makan minum serta mengkonsumsi obat, masalah psikologis, anggapan bahwa hiperemesis gravidarum merupakan sesuatu yang normal, faktor usia dan sensitivitas terhadap bau.

PENCEGAHAN  HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Pengobatan terhadap hiperemesis gravidarum masih tergantung pada terapi farmakologis. Bentuk dukungan dari pihak pasangan / keluarga tentang pengetahuan   hiperemesis gravidarum, juga perlu di terapkan, sehingga saat tanda” pada ibu hamil  sedang berlangsung, keluarga dapat segera melakukan penanganan yg tepat untuk mengatasi gejala tersebut ke pusat kesehatan terpercaya

CARA MENGATASI MUAL PADA TRISEMESTER 1

  1. makanlah sedikit” namun sering
  2. konsumsi buah”an yg segar & dan berair
  3. hindarilah sesuatu yg berbau tajam seperti : parfum, pewangi ruangan, bau bensin atau asap rokok
  4. Minum jahe & kunya permen mint
  5. Hindari makanan yg memicu rasa mual (makanan-makanan yang terlalu berminyak, mengandung lemak tinggi, atau pedas)
  6. Hindari stress
  7. Istirahat yg cukup

SUMBER :

https://www.popmama.com/pregnancy/first-trimester/donahandayani/cara-mudah-mengatasi-mual-saat-hamil-muda/full

https://www.researchgate.net/publication/333382619_STUDI_FENOMENOLOGI_KEJADIAN_HIPEREMESIS_GRAVIDARUM_PADA_IBU_HAMIL_TRIMESTER_I